DPRD Kabupaten Pasuruan Lakukan Penyegaran, Pimpinan Dua Fraksi Diganti dalam Rapat Paripurna

admin
8 Jan 2026 11:45
2 menit membaca

PASURUAN | SCDNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan melakukan penyegaran internal dengan mengubah pimpinan dua fraksinya pada awal tahun 2026. Perombakan struktur Fraksi PKB dan Fraksi PDI Perjuangan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Rabu (7/1/2026) siang.

Perubahan ini merupakan usulan resmi dari kedua partai yang dimaksudkan untuk meningkatkan dinamika dan kinerja parlemen daerah.

**Susunan Kepengurusan Baru**

Berdasarkan hasil paripurna, kepemimpinan Fraksi PKB yang baru akan dijabat oleh Rudi Hartono sebagai Ketua, Sa’ad Muafi sebagai Sekretaris, dan Nur Laila sebagai Bendahara.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan akan dipimpin oleh Arifin sebagai Ketua, didampingi Heru Veri Nurcahya sebagai Sekretaris, dan Mujangki sebagai Bendahara.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menegaskan bahwa pergantian pimpinan fraksi merupakan hal yang lumrah dan diatur dalam mekanisme internal dewan.

“Perubahan fraksi, berbeda dengan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), boleh dilakukan kapan saja sesuai usulan partai,” jelas Samsul usai rapat.

Ia menambahkan bahwa usulan perubahan ini telah dibahas dalam Badan Musyawarah (Banmus) DPRD sebelum dibawa ke tingkat paripurna. Samsul juga menyebut adanya usulan perubahan posisi anggota di beberapa AKD dari Fraksi PDI Perjuangan, namun pembahasannya akan dilakukan terpisah mengingat waktu pelaksanaannya yang biasanya di awal tahun anggaran.

Secara terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, Arifin—yang juga terpilih sebagai Ketua Fraksi baru—mengatakan pergantian ini adalah bagian dari dinamika organisasi untuk kebutuhan strategis.

“Perubahan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja kolektif, soliditas, serta efektivitas perjuangan politik di DPRD,” ujar Arifin.

Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan fraksi sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya. Arifin berharap kepemimpinan baru dapat membawa fraksi yang lebih progresif, responsif, dan berintegritas, sekaligus membuktikan loyalitas terhadap keputusan partai.

Penyegaran dua fraksi besar di parlemen lokal ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi pengawasan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Pasuruan di tahun 2026.(Wid)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *