
Pasuruan, Scdnews.id – Guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Operasi Sadar Keselamatan dan Keteriban Lalu Lintas serta Angkutan Jalan kembali digelar di UPPKB Sedarum, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran terkait, mulai dari Unit Penyelenggara Prasarana dan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Sedarum yang dipimpin langsung oleh Huda Musonnif, M.Sos., M.Si., Kasi Daop Hadi Wiyono, S.H., anggota UPT P3 LLAJ Probolinggo, Kasatgas Terminal Untung Suropati Pasuruan Catur Sali Yulianto, S.E., beserta jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Polisi Militer Subdenpom V/3-4 Pasuruan, Polisi Lalu Lintas Polres Kota Pasuruan, serta didukung penuh oleh instansi terkait lainnya.
Pimpinan UPPKB Sedarum, Huda Musonnif, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi (cipta kondisi) bagi para pengendara angkutan agar aktivitas berkendara berjalan lancar tanpa kendala.
“Kami ingin memastikan bahwa situasi benar-benar kondusif dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan,” ujar Huda dalam keterangan resminya.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, petugas diinstruksikan untuk mengedepankan tindakan yang edukatif, persuasif, dan humanis. Meski demikian, penegakan hukum berupa teguran hingga tilang tetap diberikan sebagai bentuk pembinaan kepada pengguna jalan.
“Personel di lapangan akan mengedepankan sisi humanis. Kami lebih banyak memberikan edukasi agar pengendara angkutan paham bahwa aturan dibuat untuk melindungi nyawa mereka sendiri,” ungkapnya.
Huda menambahkan, tindakan tilang akan diberikan secara selektif, khususnya kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran berpotensi kuat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Sanksi teguran tetap diutamakan sebagai peringatan awal sebelum petugas mengambil tindakan hukum yang lebih tegas.
Tujuan akhir operasi ini adalah menekan jumlah pelanggaran, mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, serta meminimalisir fatalitas korban di jalan raya. Huda berharap disiplin pengendara dalam berlalu lintas meningkat secara signifikan demi terciptanya situasi yang kondusif.
“Kami berharap angka kecelakaan dan fatalitas korban bisa ditekan serendah mungkin, karena satu nyawa sangatlah berharga,” tutupnya.(WD)
Tidak ada komentar