‎Paripurna Kedua DPRD Pasuruan: Fraksi-fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027 ‎

admin
2 Nov 2026 17:29
2 menit membaca

Pasuruan, Scdnews.id — DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat paripurna kedua dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027.

Rapat dibuka Ketua DPRD Samsul Hidayat dan dihadiri 37 dari 50 anggota dewan, sehingga dinyatakan memenuhi kuorum, Senin (02/11/2026).
‎
‎Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah direncanakan Rp3,52 triliun—terdiri dari PAD Rp1,76 triliun dan pendapatan transfer Rp1,76 triliun—sementara belanja daerah mencapai Rp4,07 triliun.
‎
‎Fraksi PKB meminta peningkatan PAD tidak membebani masyarakat kecil dan dunia usaha. Fraksi ini menyoroti prioritas belanja pendidikan, kesehatan, infrastruktur, UMKM, pertanian, serta bantuan sosial yang harus tepat sasaran. Terkait rencana pinjaman daerah Rp363 miliar, PKB menegaskan kebijakan itu harus berbasis perhitungan matang agar tidak menjadi beban fiskal di masa depan.
‎
‎Fraksi Golkar mengapresiasi kebijakan fiskal pemerintah daerah, namun memberi catatan korektif. Golkar mendorong terobosan sumber pendapatan baru tanpa menaikkan tarif pajak signifikan, serta meminta studi kelayakan dan mitigasi risiko yang matang atas pinjaman daerah untuk proyek strategis seperti RSUD Purwodadi, Pasar Wisata Cheng Ho, dan Pemandian Alam Banyu Biru.

Fraksi ini juga menyoroti kecilnya belanja modal pendidikan hanya Rp5,1 miliar dan meminta perbaikan sarana sekolah serta kesejahteraan guru honorer.
‎
‎Pandangan umum juga disampaikan Fraksi Gerindra dan Fraksi PDIP. Seluruh masukan fraksi akan menjadi bahan pembahasan penyempurnaan Raperda APBD 2027. Rapat berjalan lancar dan konstruktif.(Wid)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *