Upacara HSP ke-98 di Pasuruan: Wabup Shobih Ajak Pemuda Jadi Penggerak Perubahan

admin
28 Okt 2026 10:35
3 menit membaca

PASURUAN | KABARPRESISI – Langit pagi Kabupaten Pasuruan menjadi saksi kekhidmatan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, Rabu, 28 Oktober 2026.

Sejak pukul 08.00 WIB, barisan peserta upacara telah tertata rapi, siap mengikuti rangkaian prosesi yang sarat makna. Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi bagi generasi muda Kabupaten Pasuruan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Pasuruan H.M. Shobih Asrori memimpin jalannya upacara dengan khidmat. Pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928, pembacaan Pancasila, hingga lantunan lagu “Bangun Pemudi Pemuda” dan “Satu Nusa Satu Bangsa” mengiringi setiap tahapan upacara, membangkitkan semangat kebangsaan seluruh peserta yang hadir.

Di hadapan peserta upacara, Wabup Shobih menyampaikan amanat yang menyentuh. Ia mengajak seluruh pemuda Kabupaten Pasuruan untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan.

Menurutnya, Sumpah Pemuda adalah pengingat bahwa masa depan Kabupaten Pasuruan dan Indonesia berada di tangan generasi yang memiliki karakter, semangat juang tinggi, serta kepedulian terhadap sesama.

“Sebelum saya akhiri, perlu menjadi bahan renungan bagi kita semua, khususnya para pemuda, betapa semangat para pendahulu kita untuk mengumpulkan para pemuda di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1928. Padahal waktu itu belum ada transformasi transportasi, belum ada komunikasi, belum ada transformasi-transformasi yang lain. Betapa kuatnya tekad mereka,” ujar Wabup Shobih, yang disambut tepuk tangan peserta upacara.

Namun, peringatan Sumpah Pemuda di Kabupaten Pasuruan tidak berhenti pada upacara semata. Usai prosesi bendera, semangat kepemudaan terus menyala melalui berbagai kegiatan kebangsaan. Instansi di lingkungan Pemkab Pasuruan, satuan kerja, hingga organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna dan komunitas lokal turut menggelar apel bendera sebagai bentuk penguatan peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Semangat itu kian terasa melalui gelaran Pasuruan Youth Festival 2026 yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan. Diawali dengan rapat koordinasi, festival ini menghadirkan berbagai lomba kepemudaan, di antaranya Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) dan Scout Tactical. Arena lomba pun menjadi panggung bagi para pemuda untuk unjuk kreativitas, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.

Salah satu peserta mengaku bangga dapat terlibat dalam rangkaian peringatan tahun ini. Baginya, momen tersebut menjadi penyemangat baru bagi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi daerah.

“Saya merasa bangga bisa ikut serta dalam peringatan Sumpah Pemuda ini. Semangat para pendahulu yang bersatu demi Indonesia harus kita lanjutkan, salah satunya dengan aktif dalam kegiatan positif seperti LKBB dan Scout Tactical ini. Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Pasuruan siap menjadi bagian dari perubahan,” ujarnya dengan mata berbinar.

Dari upacara yang khidmat hingga gemuruh semangat di arena festival, peringatan HSP ke-98 di Kabupaten Pasuruan membuktikan bahwa semangat 1928 belum pudar.

Lebih dari sekadar seremonial tahunan, momen ini menjadi titik tolak bagi generasi muda Pasuruan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan karakter, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah maupun bangsa.(Wid).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *