Peringati Hari Jadi ke-1097, Pemkab Pasuruan Perkuat Komitmen Pelayanan Publik dan Digitalisasi

admin
18 Sep 2026 12:27
2 menit membaca

PASURUAN | KABARPRESISI — Kabupaten Pasuruan memasuki usia ke-1097. Di tengah momentum bersejarah itu, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo menegaskan satu pesan utama: percepatan pelayanan publik dan digitalisasi pemerintahan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Upacara peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan digelar dengan sederhana di halaman Dinas Pendidikan, Kompleks Perkantoran Raci, Kecamatan Bangil, Jumat (18/9/2026).

Meski tanpa kemegahan, khidmatnya tetap terasa. Ratusan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus hadir mengikuti prosesi tersebut.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bupati Rusdi menyampaikan amanat yang menyentuh inti persoalan: kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus memastikan setiap layanan berjalan cepat, tepat, dan efisien.

“Ini merupakan program nyata yang langsung menyentuh masyarakat. Dengan pelayanan yang baik, cepat, dan efisien, masyarakat langsung merasakan,” ujar Rusdi dengan tegas.

Bukan hanya soal kecepatan, Rusdi juga menyoroti pentingnya percepatan digitalisasi pemerintahan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik harus terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan daerah.

Digitalisasi dinilai mampu membuat layanan pemerintah lebih mudah diakses masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi kerja aparatur.

Namun, bagi Rusdi, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum ini, katanya, adalah kesempatan untuk mengenang jasa para pendahulu, mengevaluasi capaian pembangunan, dan memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Hari ini bukan sekadar perayaan hari jadi, namun harus menunjukkan kinerja kita dalam pembangunan sesuai dengan tema Hari Jadi, ‘Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa’,” tegasnya.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1097 ditutup dengan pemberian penghargaan kepada ASN berprestasi sebuah apresiasi atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Sebagai penutup, puluhan siswi menampilkan Tari Puspitarum, menambah semarak suasana dan menjadi simbol kebanggaan budaya daerah.

Dengan tema “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa”, peringatan tahun ini bukan hanya tentang mengenang usia, tetapi tentang menegaskan arah: pelayanan yang lebih cepat, pemerintahan yang lebih digital, dan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. ( Wid)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *